Latest News

Selasa, 07 Maret 2017

YOLO Trip: Bali! (Part 1)


Semua bermula dari obrolan iseng dengan dua teman. Rencana awal untuk pergi roadtrip dari Jambi ke Bengkulu pun pupus karena tanggal yang tidak pas. Kemudian di saat berikutnya, mendadak kami memutuskan untuk pergi ke Bali. Langsung beli tiket pergi via aplikasi handphone yang kekinian dan memutuskan untuk tidak membeli dulu tiket pulangnya HEHE.

Rencana perjalanan pun mulai kami atur, meski hanya secara kasar agar tidak terlalu luntang-lantung tanpa tujuan, ceritanya.  Singkat cerita, tibalah kami di airport dan… saya lupa bawa dompet. DOMPET! Mau balik lagi ke rumah sih tidak memungkinkan karena waktu boarding sudah mepet. Untung masih bisa check-in pakai foto KTP. Uang pun saya M-Transfer ke rekening teman. THANK GOD FOR M-BANKING! Singkat cerita, kami pun berangkat dari Jakarta naik penerbangan Citilink jam 2 siang dan touchdown di Bali sekitar jam 3 waktu setempat.

Karena sudah sore, hari pertama itu kami memutuskan untuk mengelilingi Kuta sambil menunggu gelap. Kami akan mendaki gunung lewati lembah ala Ninja Hattori! Yes, terinspirasi dari sepupu saya, saya juga ingin melihat sunrise dari Gunung Batur! Kami menyewa mobil dari Kuta dari jam 11 malam untuk pergi ke headquarter pendakian Batur. Kami sampai sekitar jam 1 dini hari dan langsung mulai trekking. Entah karena kami ini biasanya anak mantai atau karena kaki kami pendek-pendek atau karena kami kebanyakan istirahatnya, kami baru sampai puncak pertama sekitar jam stengah 5 subuh. Malu sama bule-bule perkasa yang mulai trekking jam 3 subuh tapi bisa sampai duluan. Kami dikasih harga Rp. 500.000 untuk 3 orang, entah sebenarnya harganya berapa karena sepupu saya bilang dia dikasih Rp. 400.000 untuk 4 orang. Tapi dia waktu itu sedang high season, jadi… entahlah? 

#1 SUNRISE



Begitu sunrise semua lelah terbayarkan dengan semangkok indomie seharga Rp. 25.000. Indomie termahal sekaligus terenak yang pernah kami makan (kata Ibunya: Bawanya susah naik gunung) Untuk info, banyak yang bilang medan Gunung Batur ini mudah untuk pemula, menurut saya nggak juga, soalnya ¾ perjalanan ke atasnya itu terdiri dari jalanan setapak menanjak yang batunya gampang tergulir. JANGAN PAKAI SENDAL JEPIT ya (kayak salah satu teman saya). Info tambahan: di sini banyak anjing yang ikutan trekking dan jangan lupa bawa minuman dan bekal secukupnya.  



Baliknya kami dari Batur, saya sudah mau mati karena ngga tidur sama sekali. Teman saya untung sempat tidur, sementara saya mah ngobrol sama Pak Ketut, Sang Supir. Nanya-nanya soal Bali, ngomongin Jakarta, Ahok sampai Jokowi pun kami omongin. Sesampainya di hotel, saya istirahat duluan sementara 2 teman saya sewa motor  (Rp. 70.000 untuk 24 jam, exclude bensin) untuk beli sarapan (sekaligus makan siang) kami, yaitu Sate Babi Bawah Pohon yang legendaris. Rasanya sih enak, harganya juga tergolong murah, sekitar Rp. 35.000,- dengan nasi atau lontong sama saja. 

#2 SATE BABI BAWAH POHON



Kemudian keesokan harinya kami ke daerah Uluwatu buat melihat tantangan salah satu pantai tersembunyi di sana, yaitu Padang-Padang Beach dan Blue Point Beach. Berbekal Waze dan dua buah motor, kami sampai juga akhirnya setelah 1,5 jam perjalanan dari daerah Kuta. 

#3 PADANG-PADANG



Untuk ke sini, kami ngga nyaranin kamu pakai mobil karena: 1. Jalanan macet dan 2. Parkir mobil susah (susah cuma di Blue Point sih, karena rame. Kalau Padang-Padang parkirannya luas). Jadi tetap lebih enak bermotor meski pantat serasa kelu. Oh ya hati-hati juga ya di sini banyak monyet, tampaknya jinak sih, tapi hati-hati aja.

#4 GUA BLUE POINT 



Sayangnya sesampainya kami di bawah, ombak lagi besar-besarnya. Kami terhempas ombak dan baju pun kuyup dengan air asin. Kata Bapak yang jual minuman, kalau mau tunggu sampai jam 3 atau 4 sore agar ombaknya lebih reda. Sayangnya kami nggak mau kesorean baliknya, jadi kami naik dan minum-minum kekinian di Single Fin.

#5 SINGLE FIN



Jalan-jalan ketemu pohon rebung.
Cerita boleh dong bersambung ~

Story By Felicia Karta
Sumber foto:
Dokumentasi pribadi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Find Us On Facebook