Latest News

Selasa, 07 Maret 2017

Udang Spesies Baru Dari Indonesia


Udang karang dengan warna memukau ini telah menjadi salah satu bintang didalam misteri dunia perdagangan hewan laut. Walaupun spesimen lobster berwarna-warni ini telah dijual sejak awal 2000-an, tidak ada seorang pun yakin nama spesies atau dari mana asalnya. 


Para pemasok pada perdagangan hewan laut tidak mengizinkan orang asing mengikuti aktivitas bisnis mereka, kata Christian Lukhaup, peneliti independen dari Jerman. Hal ini yang membuat dirinya melakukan pekerjaan seperti seorang detektif untuk mengetahui asal-usul udang karang ini.
"Hal ini seperti penyelidikan dalam kasus kejahatan," ucap Lukhaup. "Ini adalah satu-satunya cara untuk mengetahui lebih lanjut."



Sebenarnya, terdapat beberapa petunjuk untuk mengetahui asal usul udang ini. Udang karang ini tampak seperti anggota Cherax, genus besar yang terdapat di New Guinea dan Australia. Beberapa pedagang mengaku mereka datang dari bagian barat New Guinea di Indonesia. Dengan mengacu kepada informasi tersebut, Lukhaup menuju ke provinsi kepulauan Papua Barat dan mencari informasi kepada orang-orang sekitar mengenai keberadaan spesies ini. Sungguh sebuah keberuntungan, spesimen tersebut akhirnya dijumpai pada sebuah aliran sungai.

Hasil studi secara rinci mengungkapkan bahwa udang ini adalah spesies baru. Dengan cangkang yang memiliki kombinasi warna ungu dan biru, spesies ini dinamakan Cherax Pulcher - Pulcher berarti "indah" dalam bahasa Latin.
"Sungguh luar biasa cantik, "kata Zen Faulkes dari University of Texas-Pan Amerika.



Dirinya pun khawatir akan ancaman yang telah dihadapi oleh spesies ini. "Kami mendapatkan spesies ini memberikan keuntungan dalam perdagangan hewan peliharaan, dan mungkin dari lokasi kecil ini. Spesies ini dapat punah sebelum kita tahu mempelajari tentang mereka," kata Faulkes
“Populasi manusia pada daerah ini berkembang cepat dan penduduk setempat menangkap udang karang untuk dijadikan makanan, yang menambah tekanan hilangnya habitat dan polusi” ucap Lukhaup.


Zachary Loughman dari Liberty West University, West Virginia, turut memberikan keprihatinan. “Spesies ini hanya diketahui dari satu lokasi," Ucapnya. "Spesies ini mungkin memiliki tersebar luas, atau mungkin saja hanya terbatas pada satu lokasi. Dan jika terjadi sesuatu pada lokasi tersebut di Indonesia, mereka akan punah."
Loughman mengatakan udang karang adalah salah satu kelompok hewan yang paling terancam di muka bumi ini.

"Ketika orang-orang memiliki gambaran mengenai spesies yang terancam punah, maka yang tergambarkan adalah panda, harimau dan ikan paus, tapi sangat sedikit orang benar-benar menyadari bahwa sekitar 50 persen dari udang karang dunia sedang menghadapi kepunahan," kata Loughman.
Dua ancaman terbesar yang dihadapi udang karang adalah degradasi habitat dan penyebaran lobster hasil eksperimen secara invasif. "Kedua masalah ini diciptakan oleh manusia, baik menghancurkan habitat udang karang, atau memperkenalkan lobster invasif," katanya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Find Us On Facebook