Latest News

Kamis, 09 Maret 2017

Berburu Keindahan di Nusa Penida


Nusa Penida merupakan salah satu pulau dari jajaran 2 pulau lain yakni Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan, dan berada paling kanan dari jajaran pulau-pulau tersebut. Dari ketiga pulau tersebut, Nusa Penida lah yang memiliki wilayah yang paling luas. Bahkan jika dibandingkan, Nusa Penida memiliki ukuran lebih dari 10 kali lipat Nusa Lembongan.
Ada banyak cara menuju Nusa Penida, yang pertama adalah dengan menggunakan kapal kecil (jukung) yang dapat di sewa di Pantai Sanur. Dengan menggunakan Jukung ini kamu akan menempuh waktu kira-kira 90 menit perjalanan dengan biaya kurang lebih 40.000 Rupiah.Namun jika kamu menggunakan fast boat, kamu tentunya akan membutuhkan waktu lebih cepat dari pada menggunakann Jukung, kira-kira 50 menit perjalanan. Namun tentunya juga memerulukan budget yang agak lebih yakni kira-kira 75.000 Rupiah.

Jika kamu ingin membawa kendaraan seperti motor dan mobil ke Nusa Penida ini, kamu harus pergi terlebih dahulu ke pelabuhan Padang Bay kira-kira 1 Jam perjalanan dari Denpasar untuk mengambil akomodasi kapal feri (Kapal Ro-Ro dan Kapal Re-Re)  untuk ke Nusa Penida. Namun perjalanan menggunakan kapal feri ini hanya untuk berlabuh ke Nusa Penida tidak untuk ke Nusa Lembongan danatau Nusa Ceningan.

Secara geografis, tekstur Nusa Penida Bali tidak seperti pada daerah-daerah wisata lainnya di Bali. Nusa Penida banyak terdapat perbukitan-perbukitan dan tebing sehingga menjadi daerah wisata yang unik yang berbeda dari biasanya.

Pantai Atuh Nusa Penida



Berbeda dengan pantai-pantai lainnya di Bali, pantai ini sangat-sangat membuat kamu tenang. Mengapa? di pantai ini kamu akan mendapati suasana ketenangan bercampur dengan decak kagum yang akan kamu lontarkan ketika telah sampai di Pantai Atuh.

Perjalanan jalan setapak menuju bukit akan terlihat jelas hamparan laut Pantai Atuh yang membentang kira-kira 500 meter ini. Menuruni bukit melewati kebun warga dan pepohonan kelapa akan menambah keseruan seperti seolah-olah kamu adalah Backpacker sejati. Sesampai di Pantai Atuh, mulailah terasa terbayarkan perjuangan kamu.

Pantai dengan pasir berwarna putih ini sangat terjaga kealamiannya, mungkin karena jarang yang mengunjungi pantai ini seperti halnya putri cantik yang telah lama tertidur. Kamu dapat bersantai ataupun berjalan-jalan di pesisir pantai atuh, jauh dari polusi udara akan menambah kesejukan suasana berlibur kamu.

Pantai Uug Nusa Penida Bali


Pantai Uug, kalau anak bali yang mendengarnya pasti aneh karena kata Uug itu artinya Rusak. Jadi Pantai Uug artinya ya Pantai Rusak. Etis, tapi ya jangan salah, nama kan tidak dapat mendeskripsikan dari keseluruhan.

Pantai Uug merupakan objek wisata legendaris yang sangat menakjubkan. Viewnya kurang lebih agak seperti di Uluwatu namun ombak disini lebih kalem. Kalau dari pelabuhan toyapakeh kira-kira waktu tempuh sekitar 50 menitan. Kok lama? medan coy, tidak seperti objek wisata di pulau bali. Jalannya disini seperti berpetualang di gunung pablog (dora).

Crystal Bay Nusa Penida Bali


Crystal Bay atau Pantai Penida termasuk daerah Sakti yang view lautnya agak menjorok ke tengah daratan dan di dalemnya terdapat pulau kecil. Di pantai ini, kamu dapat melakukan banyak hal, tapi kebanyakan pengunjung sih hanya duduk-duduk atau jalan-jalan di pesisir pantai ini.

Jika kamu bosan dengan view pemandangan laut dari bawah, kamu dapat naik keatas untuk melihat view keselurhan dari pantai kristal ini. Dengan medan berupa ratusan anak tangga yang telah dibuat permanen kamu akan dapat melihat indahnya pulau kecil di tengah laut yang begitu menakjubkan. Dari sini juga kamu bisa menikmati sensasi diving bersama ikan mola-mola, lho!

Mata Air Seganing Nusa Penida Bali


erjarak sekitar 15 kilometer dari pelabuhan Toyapakeh, tepatnya di daerah desa Sebuluh. Terdapat sebuah mata air yang airnya langsung turun terjun ke laut lepas. Dulu katanya, para penduduk desa setempat mendapatkan air bersih dari mata air ini. Jadinya dibuatkan akses jalan dari tebing menuju ke bawah Mata Air ini.

Tips untuk kamu, jangan bercanda di perjalanan menuruni tebing, karena medan yang akan ditempuh sangatlah ekstrim. Semakin kebawah, medan semakin terjal dan berbatu. Bagi kamu yang memiliki Phobia ketinggian diharapkan tidak memaksakan diri ya dari pada terjadi kejadian-kejadian yang tidak diharapkan.

Tips satu lagi, untuk yang datang saat musim hujan atau setelah hujan, lebih baik kamu mengurungkan niat. Soalnya ketika hujan atau setelah hujan, medan akan semakin licin sehingga sangat beresiko untuk dilalui.
Tapi setelah kamu melewati sedemikian ruwet perjalanan, kamu akan terpesona melihat keindahan tempat ini. Tebing terjal yang menjadi penghalang perjalanan kini terlihat sangat indah dan menawan.

Sumber foto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Find Us On Facebook