Latest News

Rabu, 29 Maret 2017

5 Festival Budaya Seru Yang Hanya ada di Indonesia


Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau. Sambung menyambung menjadi satu itulah Indonesia. stop, sebelum dilanjut membaca, kamu tahu kan dua kalimat di atas berasal dari lagu apa? ya dua kalimat tersebut merupakan lirik yang mengawali lagu wajib bangsa Indonesia berjudul dari “Sabang sampai Merauke”. Pada waktu acara perayaan kemerdekaan, atau saat upacara bendera, lagu tersebut sering diperdengarkan. Enak didengar dan betul-betul bisa mengambarkan Indonesia bukan. berbeda-beda, berderet dari ujung barat Sabang, hingga ujung timur Merauke tapi tetap bisa bersatu.
Tidak kurang dari 17.504 pulau berjajar menjadi satu-Indonesia. lebih dari 200 suku bangsa mendiami Indonesia. masing-masing suku bangsa tersebut memiliki budaya dan keunikan masing masing. Budaya yang dimiliki oleh ke 200 suku bangsa dan berada pada 17 ribu pulau yang berbeda tersebut membuat Indonesia kaya. Untuk melihat satu satu budaya dari 200 suku bangsa tersebut tentulah sangat sulit. Namun jangan khawatir kekayaan budaya Indonesia yang beraneka ragam tersebut dapat kamu saksikan di gelaran festival festival budaya yang rutin diadakan 1 tahun sekali. Festival-festival budaya apa saja yang ada di Indonesia tersebut? Inilah daftarnya. Catat tanggal dan tempatnya ya.

1. Festival Lembah Baliem

Festival Lembah Baliem di selenggarakan di Lembah yang ada di pegunungan Jaya Wijaya. Lembah yang berada di ketinggian 1600 meter dari permukaan laut tersebut mempunyai udara yang sejuk dan dikelilingi dengan pemandangan yang indah. Menikmati pemandangannya saja sudah cukup membuat otak kita fresh, kalau ditambah dengan tontonan festival budaya tentu bakal tambah seru.


Festival Lembah Baliem. image [source]

Festival Baliem sendiri pertama kali diadakan pada tahun 1989. Tujuan dari festival ini adalah untuk merayakan kesuburan dan kesejahteraan yang mereka terima selama 1 tahun. Dulunya peristiwa di Lembah Baliem ini merupakan perang antara 3 suku yang tinggal di sekitar pegunungan Jaya Wijaya. Ketiga suku tersebut adalah suku Dani, Yani dan Lani. Pada festival Lembah Baliem ini kamu akan disuguhi adu kekuatan antara ke tiga suku tersebut. Hebat bukan suku asli penghuni Jaya Wijaya ini, meskipun berbeda suku mereka bisa mengadakan ajang perayaan bersama secara turun menurun.

2. Festival Pasola Sumba Timur.

Belomba lomba saling menunjukkan siapa yang paling tangkas rupanya tidak hanya di lakukan oleh mereka yang tinggal di pegunungan Jaya Wijaya saja. Suku-suku yang ada di pulau sumba pun punya ajang tersendiri untuk lomba ketangkasan ini. Nama ajang tersebut adalah Festival Tradisi Pasola.


Festival Pasola Sumba Timur.. image [source]

Pada Tradisi Pasola ini, orang-orang terpilih dari ke 4 kampung di Sumba timur saling beradu ketangkasan melempar lembing kayu. Ke empat kampung yang berpartisipasi dalam tradisi Pasola ini antara lain: Kodi, Lamboya, Wonokaka, dan Gaura. Mirip arisan, penyelenggaraan Tradisi Pasola ini tempatnya berganti ganti tiap tahunnya. Tergantung kampung mana yang mendapat giliran. Waktu penyelengaraan tradisi pasola ini antara Februari hingga Maret. Siap-siap beli tiket untuk kesana tahun depan yuk.

3. Gerebeg Mulud Yogyakarta

Diselenggarakan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad, SAW pada rabiul awal, festival yang satu ini cukup diminati banyak orang. dalam pelaksanaan Gerebeg Mulud ini, sebuag gunungan diarak di tengah-tengah Alun–Alun Yogyakarta. gunungan tersebut disusun dari berbagai macam bahan makanan. Hasil bumi seperti sayuran dan buah-buahan disusun mengerucut menyerupai gunung.


Gerebeg Mulud Yogyakarta. image [source]

Beberapa hari sebelum prosesi gerebeg mulud dimulai, di Alun-Alun utara Yogyakarta juga ada acara Sekatenan. Pada acara Sekatenan ini, banyak pedagang menyewa stan stan yang disediakan membentuk pasar malam. Pada malam hari, orang orang dari penjuru Yogyakarta berbondong bondong membeli berbagai macam barang dengan harga murah. Ada juga yang datang khusus menikmati wahana permainan yang ada di Alun Alun Utara tersebut. Yang paling ditunggu-tunggu dalam festival Gerebeg Mulud ini adalah rebutan buah, sayuran serta hasil bumi dari gunungan. Konon katanya orang yang berhasil mendapatkan buah dan sayur dari gunungan tersebut akan mendapatkan berkah dan hidup kecukupan selama 1 tahun.

4. Festival Krakatau

Diselenggarakan sejak tahun 1991, festival Krakatau merupakan agenda tahunan pariwisata lampung. Pada event ini diadakan parade kebudayaan untuk menunjukkan kekayaan lampung. Jika menghadiri festival Krakatau ini kamu akan disuguhi atraksi seni tradisional, pameran, berbagai lomba serta karnaval.


Festival Krakatau. image [source]

Pengunjung biasanya menunggu-nunggu karnavalnya. Pada segmen acara karnaval ini banyak orang dari berbagai kalangan terlibat. Tahun demi tehun, terdapat perubahan pada isi acara festival Krakatau. Tujuanya adalah agar semakin menarik dan mengundang lebih banyak wisatawan.


Festival Kesenian Bali.. image [source]

Bali merupakan tujuan wisata Indonesia yang paling dikenal oleh dunia. Jika kamu sudah puas menjelajahi semua pantainya, puas mengunjungi semua pure yang ada, mungkin kamu perlu melihat orang-orang Bali mempertontonkan karya seni mereka. Semua bentuk karya seni orang Bali dapat kamu lihat di festival kesenian Bali.

Diselenggarakan pertama kali pada tahun 1979, festival kesenian Bali ini berlangsung selama 2 bulan. Jika ingin menyaksikan festival kesenian Bali ini secara life, kamu harus ke Bali pada bulan juni sampai agustus. Cukup panjang juga ya festival yang satu ini. Makanya agar tidak salah pilih acara yang pengen di lihat, minntalah jadwal pada panitianya. Sebaiknya kamu juga datang lebih awal karena jumlah penonton dalam pementasan di festival ini cukup banyak.

5. Festival Erau, Kertanegara

Erau berasal dari kata eroh yang dalam bahasa Kutai berarti ramai, riuh. Dalam festival Erau ini, pangunjung akan dihibur dengan sajian atraksi kembang api raksasa, tarian tradisional, serta olahraga tradisional asli Kutai Kertanegara. Dulunya perayaan Erau ini dilakukan oleh keluarga kerajaan dimasa jayanya. Seiring dengan hilangnya kejayaan kerajaan Kutai, pemerintah kemudian mengambil alih penyelengaraan. Festival Erau dilaksanakan bertepatan dengan hari jadi kota Tenggarong


Festival Erau, Kertanegara. image [source]

Festival Erau ini dilakukan pada tanggal 23 september. Dalam sejarahnya festival Erau ini diadakan oleh raja dengan cara mengundang seluruh keluaga kraton. Tak luput juga pejabat pejabat yang mengapdi pada kraton diundang dari seluruh pelosok negri. Pejabat-pejabat tersebut datang dengan membawa berbagai bekal makanan. pada hari pelaksanaan Erau tersebut kerajaan menjamu rakyatnya dengan baik. hal itu dilakukan sebagai bentuk terimakasih kerajaan pada rakyatnya yang telah setia mengabdi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Find Us On Facebook