Latest News

Kamis, 22 Desember 2016

5 Pulau Bermercusuar Antik



Indonesia memiliki banyak sekali pulau eksotis yang di dalamnya berdiri tegak sebuah mercusuar. Bangunan tinggi yang digunakan untuk menerangi laut di malam hari ini kebanyakan dibangun pada zaman Belanda. Di zaman kolonial, Belanda membangun banyak sekali mercusuar agar kapal-kapal dagangnya memiliki arah yang jelas menuju pelabuhan terdekat.

Kalau kamu ingin menjelajahi pulau nan eksotis dengan bangunan mercusuar tinggi di tengahnya. Jangan lupa untuk menjelajahi pulau-pulau mercusuar yang telah kami rangkumkan khusus untuk kamu yang menggilai petualangan.

1. Pulau Lengkuas

 Pulau Lengkuas adalah salah satu primadona di Kepulauan Bangka Belitung. Pulau kecil yang bisa dikelilingi hanya dengan 20 menit ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan. Rata-rata mereka penasaran untuk melihat mercusuar kuno yang telah dibangun oleh Belanda pada tahun 1882.



Pengunjung bisa naik ke puncak menara melalui tangga yang ada di dalam. Dengan ketinggian 18 lantai, pengunjung bisa melihat keseluruhan pulau yang sangat indah dan dikelilingi laut super biru. Oh ya, kamu bisa snorkeling di sekitaran pulau yang masih kaya akan terumbu karang dan biota laut warna-warni.

2. Pulau Sebira

 Pulau mercusuar kedua yang bisa kamu jelajahi adalah Pulau Sebira. Terletak di kawasan Kepulauan Seribu, mercusuar yang sangat tinggi ini didirikan pada tahun 1869. Fungsinya adalah memandu kapal-kapal dagang dari Belanda yang akan menuju kawasan Batavia yang saat ini kita kenal dengan nama Jakarta.



Pulau Sebira adalah pulau-pulau terluar dari kawasan Kepulauan Seribu. Di tempat ini kamu bisa menikmati indahnya pantai yang sangat biru, snorkeling, atau sekadar menikmati suasana yang sangat lengang dan bebas polusi.

3. Pulau Biawak

 Pada tahun 1872, Belanda membangun sebuah mercusuar yang sangat tinggi di kawasan Pulau Biawak, Indramayu, Jawa Barat. Pembangunan mercusuar ini dilakukan karena pulau ini sangat berbahaya bagi lalu lintas perdagangan. Dengan adanya lampu mercusuar, kapal akan menyingkir hingga berhasil sampai ke pelabuhan dengan selamat.



Di pulau yang memiliki luas sekitar 120 hektare ini, kamu akan menemukan banyak sekali biawak yang hidup secara liar. Nama biawak disematkan pada pulau ini juga lantaran banyaknya koloni biawak yang hidup di hutan-hutan bakau. Untuk bisa ke pulau ini, kamu harus menumpang perahu motor selama 3-4 jam sebelum akhirnya berlabuh di Pulau Biawak yang masih sangat alami.

4. Pulau Breueh

 Di ujung barat Indonesia ada sebuah pulau kecil bernama Breueh yang memiliki mercusuar setinggi kurang lebih 80 meter. Mercusuar yang dibangun pada tahun 1875 oleh pengusaha bernama Williem III. Di masa lalu, mercusuar ini digunakan sebagai pemandu kapal-kapal yang hendak melakukan transaksi perdagangan di kawasan pesisir Aceh.



Di pulau ini kamu bisa menemukan bangunan kuno era kolonial yang sudah mulai hancur dimakan usia. Setelah kejayaan Belanda runtuh, lokasi ini mulai ditinggalkan dan hanya bersisa alam liar yang masih alami. Oh ya, mercusuar di tempat ini masih berfungsi, kamu bisa naik ke atas dan menikmati indahnya ujung indonesia yang memukau.


5. Pulau Berhala


 Pulau bermercusuar terakhir yang patut kamu datangi adalah Pulau Berhala. Terletak agak menjauh di Selat Malaka, kamu harus naik kapal motor selama lebih kurang 4 jam sebelum akhirnya tiba di pulau yang memiliki mercusuar peninggalan zaman kolonial Belanda ini.



Saat ini Pulau Berhala dijaga oleh Satuan Angkatan Laut yang banyak membangun pos. Kalau kamu tiba di Pulau berhala cobalah untuk melakukan snorkeling di sekitar pantai berpasir putih atau trekking di medan yang cukup terjal sebelum akhirnya menemukan mercusuar yang bisa dinaiki hingga puncaknya.

Inilah lima pulau mercusuar yang sangat indah dan layak untuk dijelajahi. Jadi kapan mulai menjelajah?

Sumber:

Sumber foto:

  • http://travelingyuk.com
  • http://lisasurya.blogspot.co.id


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Find Us On Facebook